Thursday, April 16, 2015

PANCASILA SEBAGAI PANDANGAN HIDUP BANGSA INDONESIA


Menurut M. Hatta bahwa bangsa ditentukan oleh keinsafan sebagai sesuatu persekutuan yang tersusun jadi satu, yaitu keinsafan yang terbit karena percaya atas persamaan nasib dan tujuan. Keinsafan ini bertambah besar oleh karen sama seperuntungan malang yang sama diderita, mujur yang sama didapat oleh karen jasa bersama, kesengsaraan yang sama, pendeknya oleh karena peringatan kepada riwayat yang tertanam di dalam hati dan otak
            Pandangan hidup bangsa didefenisikan sebagai segenap prinsip dasar yang dipegang teguh oleh suatu bangsa guna memecahkan berbagai persoalan kehidupan yang dihadapainya
            Pancasila disebut sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia karean nilai nilai yang terkandung dalam sila-silanya tersebut dari waktu ke waktu dan secara tetap telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia.
            Sebagai pandangan hidup bangasa Indonesia, maka Pancasila diperguanakan sebagai petunjuk hidup sehari-hari dan digunakan sebagai penunjuk arah semua kegiatan di dalam segala bidang. Dalam pelaksanaannyatidak boleh bertentangan dengan norma-norma kehidupan, baik norma agama, norma kesusilaan, norma sopan santun maupun norma hukum yang berlaku
            Bagi suatu bangsa yang ingin hidup kokoh, pandangan hidup ini sangat diperlukan guna mengetahui dengan jelas kea rah mana tujuan yang ingin dicapai, karena tanpa memiliki pandangan hidup suatu bangsa akan terus diombang ambingkan dalam menghadapi persoalan-persoalan di dalam masyarakat sendiri maupun umat manusia. Maka dengan pandangan hidup yang jelas sesuatu bangsa akan memiliki pegangan dan pedoman dalakm memecahkan masalah politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang timbul dalam gerak kehidupan masyarakat yang semakin maju
            Defenisi atau batasan tentang pandangan hidup suatu banga ini pernah kita dapati dalam buku pengantar pemahaman atas latar belakang ketetapan no.II/MPR/1978 tentang Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila atau Ekaprasetia Pancakarya, yang pada bab pendahuluan merumuskan : “Pandangan hidup sesuatu bangsa adalah suatu kristalisasi dari nilai-nilai yang dimiliki oleh bangasa itu sendiri yang diyakini kebenarannya dan menimbulkan tekat pada bangsa itu untuk mewujudkannya”
Maka pada kedua Undang-undang tersebut, Pancasila tidak hanya dianggap sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai Anggaran Dasar (AD bagi seluruh organisasi politik, kemasyarakatan maupun sosial keagamaan. Hal ini menyebabkan perluasan makna Pancasila yang tidak; sesuai dengan Tap. MPRS No.XX/MPRS/1966. jo. Tap. MPR No.V MPR/1973, jo. Tap MPR No.IX/MPR/1978 dan dipertegas lagi dalam Tap. MPR No.XVIII/MPR/1998 yang berisi tentang pengembalian kedudukan dan fungsi Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia.
Filsafat pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia setiap bangsa yang ingin berdiri kokoh dan mengetahui dengan jelas kearah mana tujuan yang ingin dicapainya sangat memerlukan pandangan hidup (filsafat hidup). Adapun fungsi pancasila sebagai pandangan hidup adalah :
1.       Dengan pandangan hidup inilah suatu bangsa akan memandang persoalan-persoalan yang dihadapinya dan menentukan arah serta cara bagaimana memecahkan persoalan-persoalan besar yang pasti akan timbul , baik persoalan – persoalan didalam masyarakat sendiri, maupun persoalan-persoalan besar umat manusia dalam pergaulan masyarakat bangsa- bangsa didunia ini.
2.       Dengan pandangan hidup yang jelas suatu bangsa akan memiliki pegangan dan pedoman bagaimana ia memecahkan masalah-masalah politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang timbul dalam gerak masyarakat yang makin maju.
3.       Dengan berpedoman pada pandangan hidup itu pula suatu bangsa akan memebangun dirinya. Dalam pergaulan hidup itu terkandung konsep dasar mengenai kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa, terkandung pikiran-pikiran yang terdalam dan gagasan suatu bangsa mengenai wujud kehidupan yang dianggap baik.
4.       Pandangan hidup bangsa Indonesia yang dapat mempersatukan kita serta memberi petunjuk dalam masyarakat kita yang beraneka ragam sifatnya.



No comments:

Post a Comment